Serviceac, mesin cuci, kulkas, cctv lombok, Jl. Tgh. Ibrahim Al-Khalidy, Lombok, Barat, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Bar. 83124 Tempat yang berlokasi di mesin cuci - kulkas memiliki rating 4.5 dari total 2 Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi 0853-3888-3982 atau di +6285338883982
. [Sensus Penduduk] Jumlah Penduduk Nusa Tenggara Barat Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin Jiwa, 2010-2020 Kabupaten/Kota [Sensus Penduduk] Jumlah Penduduk Nusa Tenggara Barat Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Kelamin Jiwa Laki-LakiPerempuanJumlah 201020202010202020102020 Kabupaten Lombok Barat293 528361 610306 458359 871599 986721 481Kabupaten Lombok Tengah407 079514 355453 130520 504860 2091 034 859Kabupaten Lombok Timur515 148659 517590 434665 7231 105 5821 325 240Kabupaten Sumbawa212 185254 379203 604255 374415 789509 753Kabupaten Dompu110 665119 017108 308117 648218 973236 665Kabupaten Bima218 759258 701220 469255 404439 228514 105Kabupaten Sumbawa Barat58 27473 68756 67772 111114 951145 798Kabupaten Lombok Utara98 667124 169101 405123 231200 072247 400Kota Mataram199 332213 764203 511215 887402 843429 651Kota Bima70 00977 00972 57078 131142 579155 140Nusa Tenggara Barat2 183 6462 656 2082 316 5662 663 8844 500 2125 320 092 Hasil Sensus Penduduk
Lombok Barat ANTARA - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat membentuk 10 model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak DRPPA pada 2022 dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan di desa. Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun di Lombok Barat, Minggu, menyebutkan ada 10 desa terpilih menjadi model DRPPA tersebut, yakni Desa Sesaot, Dasan Geria, Bengkel, Kekait, Senggigi, Kediri, Kuripan, Suka Makmur, Jembatan Kembar, dan Desa Taman Baru. Ia menjelaskan pembentukan 10 desa model tersebut merupakan implementasi dari lima arahan Presiden, yaitu peningkatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak, serta pencegahan perkawinan anak. "Desa harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya, khususnya perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi," katanya. Ketua Gabungan Organisasi Wanita GOW Kabupaten Lombok Barat itu mengatakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah mendeklarasikan dan berkomitmen untuk mewujudkan DRPPA sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang setara, adil dan merata. Komitmen kerja sama dua kementerian tersebut, kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan komitmen bersama pencanangan provinsi dan kabupaten/kota ramah perempuan dan layak anak. "Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menunjuk sepuluh model DRPPA dan sudah diresmikan," ujarnya. Sumiatun mengajak seluruh organisasi perempuan di daerahnya untuk berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam membantu program-program pemerintah, termasuk juga dalam peningkatan kesetaraan dan keadilan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lombok Barat Ramdan Haryanto mengatakan pihaknya terus mendorong desa-desa sebagai desa yang ramah terhadap perempuan dan peduli terhadap anak. "Intinya, bagaimana kita mendorong bersama-sama dan berkomitmen bersama supaya Lombok Barat memiliki peluang untuk anak, cucu kita dan ke depan supaya bisa menangkap isu-isu demografi menuju Indonesia emas bebas stunting," katanya. Desa ramah perempuan dan peduli anak adalah desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintah desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa, yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, berkelanjutan, sesuai dengan visi pembangunan yang berkelanjutan di desa.
Sekolah Perempuan Desa Sokong, kabupaten Lombok Utara, NTB terdiri dari 5lima Kelompok Belajar Perempuan. Anggota Sekolah Perempuan berjumlah 123 orang dan 38 orang anggota Sekolah Perempuan tingkat kelurahanleader. Adapun nama-nama dari kelompok belajar perempuan tersebut adalah KBK Bina Lestari, KBK Nina Pade Angen, KBK Meraih Mimpi, KBK Menggapai Harapan, dan KBK mengharap Ridho,
Persentase Keterlibatan Perempuan Dalam Parlemen di Provinsi Nusa Tenggara Barat Menurut Kabupaten/Kota Persen, 2020-2022 Kabupaten/Kota Persentase Keterlibatan Perempuan Dalam Parlemen di Provinsi Nusa Tenggara Barat Menurut Kabupaten/Kota Persen 202020212022 Kabupaten Lombok Barat8,898,898,89Kabupaten Lombok Tengah6,128,008,00Kabupaten Lombok Timur10,0010,0010,00Kabupaten Sumbawa13,3313,3313,33Kabupaten Dompu10,0010,0010,00Kabupaten Bima6,676,676,67Kabupaten Sumbawa Barat8,008,008,00Kabupaten Lombok Utara3,333,333,33Kota Mataram25,0025,0025,00Kota Bima16,0016,0016,00Nusa Tenggara Barat1,561,591,59 Salah satu variabel pembentuk Indeks Pemberdayaan Gender IDG
- Seorang perempuan asal Tangerang viral diduga terlantar di Bandara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat karena ingin menghampiri laki-laki yang ia kenal lewat TikTok. Viralnya kisah perempuan tersebut berawal dari unggahan TikTok Pemilik akun mengatakan bahwa perempuan itu ditipu oleh orang tak dikenal. "Ibu ini terlantar di Bandara Internasional Lombok demi menemui laki-laki Lombok. Dari Tangerang ke Lombok. Kasihan ibu ini ditipu," tulis pemilik akun dalam videonya. Perempuan yang tidak diketahui identitasnya tersebut mengaku mengenal seorang laki-laki dari aplikasi TikTok. Ia mengaku sudah berkenalan dengan laki-laki tersebut selama tiga tahun. "Nyari ke sini Lombok, kenal melalui video-video itu loh TikTok," tutur perempuan tersebut dikutip dari TikTok Baca juga Sosok Eddy Soeparno, Pejabat DPR yang Viral Semprot Bos Smelter saat Tak Bisa Bahasa Indonesia "Udah hampir tiga tahun," imbuhnya. Meskipun sudah saling berkenalan selama tiga tahun, perempuan ini tidak mengetahui identitas laki-laki itu sama sekali. Bahkan laki-laki itu tidak memberikan nomor ponselnya pada perempuan tersebut. "Enggak ada iming-iming, video doang, dia enggak mau ngasih nomor HP" kata perempuan itu. Adapun perempuan tersebut sampai nekat menghampiri ke Lombok karena yakin laki-laki itu akan menikahinya. "Ya mau itu kali, mau nikah," ujarnya. "Dari video-video itu, dia yang suka banget," sambungnya. Adapun hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 630 ribu kali. Sementara itu, para warganet pun turut menghujani kolom komentar dengan sejumlah pertayaan hingga tanggapan. "Cuma hiburan aja bu TikTok," tulis seorang warganet di kolom komentar. "Ya Allah.. Buat hiburan aja bu... Jagan diseriusin," timpal warganet lainnya. Baca juga Viral Sopir Ojol Dicekik Pakai Borgol oleh Penjaga Keamanan Restoran di Banjarbaru, Ditahan 20 Menit Baca berita lainnya di Google News.
perampuan kabupaten lombok barat nusa tenggara barat